Sunday, November 28, 2010

Abu Bromo Serbu Kota Malang

MALANG - Aktivitas vulkanik Gunung Bromo terus meningkat, kemarin. Kepulan asap pekat yang membawa abu vulkanik dari perut Gunung Bromo terus terjadi dan membumbung tinggi hinga 1,2 kilometer mengarah ke arah barat daya atau ke Malang. Imbasnya, Kota Malang sejak pagi kemarin diguyur abu vulkanik.
Meski intensitasnya masih belum mengganggu aktivitas masyarakat Kota Malang, tapi guyuran abu vulkanik itu harus diwaspadai dan di antisipasi. Kemarin, debu abu vulkanik dapat dirasakan bagi pengendara sepeda motor yang tidak mengenakan kaca mata atau kaca helm. Abu yang mengguyur Kota Malang sempat mengganggu pengguna sepeda motor. Tumpukan abu juga dapat dilihat dari mobil dan sepeda motor yang diparkir di luar ruangan.
’’Imbasnya mulai dirasakan di Kota Malang. Abu vulkanik Gunung Bromo sudah terasa di Kota Malang. LIhat saja, di kap mobil dan di jok sepeda motor sudah terlihat tumpukan abu vulkanik yang mengguyur Kota Malang,’’ kata Lilik, salah seorang karyawan rumah sakit swasta di Kota Malang yang merasakan guyuran abu vulkanik Bromo kemarin pagi.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr. Enny Sekar Rengganingati berharap masyarakat dapat mewaspadai guyuran abu vulkanik Bromo yang sudah mencapai Kota Malang. Abu vulkanik dapat menyebabkan penyakit saluran pernafasan atau hispa dan penyakit mata.
Untuk menghindari gangguan hispa dan mata, dia menyarankan agar masyarakat menggunakan masker dan kaca mata saat berkendaraan. Masker dan kaca mata dapat melindungi pernafasan dan mata dari guyuran abu vulkanik yang terlihat halus.
’’Sediakan masker saat bepergian atau beraktivitas di luar ruangan. Kalau banyak terhirup bisa menyebabkan ispa. Mata pun bisa terancam jika banyak abu yang masuk ke dalam mata. Penggunaan kaca mata sangat dianjurkan jika banyak guyuran abu,’’ ujarnya.
Dinkes Kota Malang tidak menyediakan masker yang banyak untuk kebutuhan masyarakatnya. Persediaan yang ada di Puskesmas sangat terbatas. Masker sudah banyak dijual bebas di apotik-apotik terdekat dan mudah di dapat. ’’Kalau yang tidak mampu bisa saja minta ke Puskesmas, kalau yang mampu ya dapat beli di apotik,’’ tambahnya.

1 comment:

  1. Hai Friend, apa khabar?
    Saya buat postingan baru nich.
    Kalau sempat silahkan mampir di blog saya, yaa…
    http://sosiomotivation.blogspot.com
    Kita bisa berbagi tentang motivasi.
    Selamat menikmati, semoga bermanfaat.
    Thanks.

    ReplyDelete

  © Blogger template On The Road by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP