Monday, January 31, 2011

Algoritma & Pemrograman

Asal kata Algoritma (algorism -algorithm) berasal dari nama Abu Ja’far Muhammad ibn Musa Al-Khuwarizmi Ilmuan Persia yang menulis kitab “al jabar w’al-muqabala”(rules of restoration and reduction – aturan pemugaran dan pengurangan) pada Tahun 825 M, Berasal dari Iran dan Masuk Indonesia tahun 1980-an.
Definisi Algoritma
Algoritma adalah urutan langkah logis tertentu untuk memecahkan suatu masalah. Urutan langkah logis, yang berarti algoritma harus mengikuti suatu urutan tertentu, tidak boleh melompat-lompat. (Dari Microsoft Press Computer and Internet Dictionaary 1997, 1998). Alur pemikiran dalam menyelesaikan suatu pekerjaan yang dituangkan secara tertulis. Alur pikiran, sehingga algoritma seseorang dapat juga berbeda dari algoritma orang lain. Tertulis, yang artinya dapat berupa kalimat, gambar, atau tabel tertentu.

Kriteria Algoritma (Donald E. Knuth)
‡Input: algoritma dapat memiliki nol atau lebih inputan dari luar.
‡Output: algoritma harus memiliki minimal satu buah output keluaran.
‡Definiteness (pasti): algoritma memiliki instruksi-instruksi yang jelas dan tidak ambigu.
‡Finiteness (ada batas): algoritma harus memiliki titik berhenti (stopping role).
‡Effectiveness (tepat dan efisien): algoritma sebisa mungkin harus dapat dilaksanakan dan efektif. 
Contoh
instruksi yang tidak efektif adalah: A = A + 0 atau A = A * 1
Namun ada beberapa program yang memang dirancang untuk
unterminatable: contoh Sistem Operasi 

Jenis Proses Algoritma
‡Sequence Process: instruksi dikerjakan secara sekuensial, berurutan.
‡Selection Process: instruksi dikerjakan jika memenuhi kriteria tertentu
Iteration Process: instruksi dikerjakan selama memenuhi suatu kondisi tertentu.
‡Concurrent Process: beberapa instruksi dikerjakan secara bersama.

Contoh Algoritma
‡Algoritma menghitung luas persegi panjang:
„Masukkan panjang (P)
„Masukkan lebar (L)
Luas ← P * L
„Tulis Luas
‡Sifat: Umum :
Tidak menggunakan simbol atau sintaks dari suatu bahasa pemrograman
„Tidak tergantung pada suatu bahasa pemrograman
„Notasi-notasinya dapat digunakan untuk seluruh bahasa manapun
Bagian Program
‡Suatu program pada dasarnya terdiri dari 3 bagian:
„ Input: bisa ada, bisa tidak
„ Proses
„ Output: minimal satu ouput.
Langkah Pembuatan Program
  • Mendefinisikan masalah : Ini merupakan langkah pertama yang sering dilupakan orang. Menurut hukum Murphy (oleh Henry Ledgard): “Semakin cepat menulis program, akan semakin lama
    kita dapat menyelesaikannya”. Hal tersebut berlaku untuk permasalahan yang kompleks.  Tentukan masalahnya, apa saja yang harus dipecahkan dengan menggunakan komputer, dan apa inputan serta outputnya.
  • Menemukan solusi Setelah masalah didefinisikan, maka langkah berikutnya adalah menentukan solusi.  Jika masalah terlalu kompleks, maka ada baiknya masalah tersebut dipecah menjadi modul-modul kecil agar lebih mudah diselesaikan. Contohnya masalah invers matriks, maka kita dapat membagi menjadi beberapa modul: meminta masukkan berupa matriks bujur sangkar, mencari invers matriks, menampilkan hasil kepada pengguna, Dengan penggunaan modul tersebut program utama akan menjadi lebih singkat dan mudah dilihat.
  •  Memilih algoritma : Pilihlah algoritma yang benar-benar sesuai dan efisien untuk permasalahan tersebut
  • Menulis program : Pilihlah bahasa yang mudah dipelajari, mudah digunakan, dan lebih baik lagi jika sudah dikuasai, memiliki tingkat kompatibilitas tinggi dengan perangkat keras dan platform lainnya.
  • Menguji program : Setelah program jadi, silahkan uji program tersebut dengan segala macam kemungkinan yang ada, termasuk error-handlingnya sehingga program tersebut akan benar-benar handal dan layak digunakan.
  • Menulis dokumentasi : Menulis dokumentasi sangat penting agar pada suatu saat jika kita akan melakukan perubahan atau membaca source code yang sudah kita tulis dapat kita ingat-ingat lagi dan kita akan mudah membacanya.  Caranya adalah dengan menuliskan komentar-komentar kecil tentang apa maksud kode tersebut, untuk apa, variabel apa saja yang digunakan, untuk apa, dan parameter-parameter yang ada pada suatu prosedur dan fungsi.
  • Mendistribusikan aplikasi : File compression, Display graphics and play sounds when, installing process
    ‡Simplify the copying process
  • Merawat program: Program yang sudah jadi perlu dirawat untuk mencegah munculnya bug yang sebelumnya tidak terdeteksi.  Atau mungkin juga pengguna membutuhkan fasilitas baru yang dulu tidak
    ada
Flowchart
‡Definisi:Bentuk gambar/diagram yang mempunyai aliran satu atau dua arah secara sekuensial
‡Kegunaan: Untuk mendesain program, Untuk merepresentasikan program Maka, flowchart harus dapat merepresentasikan komponen-komponen dalam bahasa pemrograman
Pembuatan Flowchart
‡Sebelum pembuatan program : Mempermudah programmer dalam menentukan alur logika program
‡Sesudah pembuatan program : Menjelaskan alur program kepada orang lain


0 komentar:

Post a Comment

  © Blogger template On The Road by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP